PRAKTIK BAIK PEMANFAATAN DANA DESA BUKIT TERAP
Desa Bukit Terap memiliki potensi di bidang pertanian dan perkebunan, karena sebagian besar mata pencarian dan penghasilan masyarakat dari perkebunan. Sehingga saat ini Desa Bukit Terap memiliki lahan 70 Ha yang diperuntukan untuk kegiatan sentral atau Pusat pertanian dan perkebunan. Lahan in I merupakan lahan dari swakelola milik masyarakat yang kemudian dikembangkan menjadi area persawahan dan perkebunan. Tanaman Pangan yang di tanam seperti Padi, Jagung, Ubi dan lain – lain. Ada juga tanaman Lada, Karet dan lain – lain. Dengan adanya Dana Desa, pengembangan sawah ini menjadi sangat terbantu. Terutama dalam meningkatkan infratruktur guna melancarkan akses dalam mobilisasi kegiatan pertanian tersebut seperti Jalan Usaha Tani, dan Saluran Irigasi untuk Pengairan kebutuhan Air Pertanuan, dan juga peralatan seperti Traktor yang dapat dimanfaat oleh warga yang sudah di fasilitasi dari dana desa. Kegiatan tersebut sudah dilaksanakan pada tahun 2023 hingga 2024.Pada tahun 2025 ini, telah dianggarkan 20% dari Dana Desa dengan melalui BUMDes sebagai pengelola denga hatapan adanya PAD dari hasil Panennya. Kegiatan ini berupa penanaman Padi dan Jagung, serta penyiapan lahan tanamnya.
· Perencanaan
Desa memiliki tanah kas desa seluas 3Ha yang dapat dimanfaatkan untuk program ketahanan pangan, berdasarkan hasil musyawarah desa bahwa ketahanan pangan akan dikelola oleh BUMDesa dengan alokasi penyertaan modal BUMDesa sebesar Rp. 178.861.000 (Tahun 2025). Modal tersebut digunakan untuk menanam padi dan jagung serta pembukaan dan penyiapan lahannya. Namun sebelumnya pada tahun 2024 Desa sudah menganggarkan Rp. 299.864.000 (Tahun 2024) dalam bentuk kegiatan Pembangunan Jalan akses Tani, saluran Irigasi sawah dan Alat Traktor sebanyak 3 unit.
· Pelaksanaan
Pelaksanaan pada tahun 2024 adalah membuat akses jalan dengan penimbunan tanah puru, dimana jalan ini adalah akses keluar masuk nya mobilisasi aktifitas warga nanti. Galian Saluran irigasi dilakukan dengan alat berat seperti PC dimana saluran ini yang akan dimanfaat untuk pengaliran sumber air yang akan digunakan warga. Kemudian alat traktor sebanyak 3 unit yang dikelola oleh BUMDes melalui Penyertaan Modal BUMDes, dengan tujuan warga dapat menyewa alat ini dengan harga sewa yang murah. Tahun 2025 ini kegiatan berupa penanaman Padi dan jagung. Padi ditanam di 2 petak sawah milik Desa dengan mnegupah warga dan kelompok tani dalam penyiapoan lahan, hingga penanamannya. Begitu juga dengan jagung yang di tanam tidak jauh dari sawah, jagung ditanam di lahan perkebunan milik Des, dengan mengupah warga dan kelompok tani dalam menyiapkan dan membuka lahan hingga penanamannya
.· Hasil
Hasil dari kegiatan ini, dengan adanya akses jalan dan saluran irigasi yang telah di buat, warga dapat dengan lancar melakukan aktifitasnya fdalam mobilisasi meraka seperti kendaraan mobil dan motor bisa keluar masuk untuk melakukan pengangkutan barang. Dan tersediaan air yang tidak kering walau di musim kemarau dengan adanya saluran irigasi yang telah dibuat. Untuk penanaman Padi dan Jagung target hasilnya adalah desa dapat PAD dari hasil penjualan padi dan jagung melalui keuntungan hasil bagi dengan BUMDes, kebutuhan warga pangan padi dan jagung terpenuhi dengan harga yang murah.
Peran
kami sebagai Tenaga Pendamping Profesional dalam Praktik Baik ini adalah
memfasilitasi dan mendapingi Desa dalam melaksanakan Program Dana Desa sesuai
dengan ketentuan yang telah ditetapkan. Kegiatan – kegiatan prioritas yang di
tuangkan dalam APBDes harus sesuai dengan arahan Pemerintah, dari awal
perencanaan, pelaksanaan, dan pelaporan, tak lepas kami juga sebagai TPP
melakukan Monitoring dan Evaluasi kegiatan yang dilaksanakan agar terjamin
kualitas, kuantitas, sesuai dengan yang telah direncanakan.
.jpeg)



semoga hasil tanam melimpah....amin
ReplyDelete